Friday, September 27, 2013
4. Main saham
Perdagangan saham dan reksa dana sudah populer menghasilkan uang dalam waktu singkat. Tak heran banyak ibu rumah tangga yang berminat pada bisnis tersebut. Anda hanya perlu belajar dan memahami metode jual belinya dan memulai berbagai kesepakatan secara online.
3. Kerajinan tangan
Indonesia memiliki beragam hasil kerajinan tangan. Para turis yang mengunjungi tanah air juga membelinyasebagai oleh-oleh. Membuatnya dapat dipelajari selama Anda tekun dan sabar. Anda bisa membuat lilin, kalung, gelang, pot bulang dan lainnya.
Produk kerajinan tangan memiliki kekhasan dan kaya akan budaya. Hal itu bisa memberikan nilai jual tinggi. Terlebih lagi, bisnis kerajinan tangan bisa dikerjakan dari rumah.
Produk kerajinan tangan memiliki kekhasan dan kaya akan budaya. Hal itu bisa memberikan nilai jual tinggi. Terlebih lagi, bisnis kerajinan tangan bisa dikerjakan dari rumah.
2. Bisnis makanan
Jika Anda tinggal di dekat kampus atau komplek perkantoran, maka menjual makanan sehat dapat menjadi bisnis yang menjanjikan.
Saat ini bisnis makanan terus meningkat dan tercatat sangat menguntungkan. Selisih labanya pun tinggi. Jika Anda pandai memasak, maka cobalah bisnis ini.
Saat ini bisnis makanan terus meningkat dan tercatat sangat menguntungkan. Selisih labanya pun tinggi. Jika Anda pandai memasak, maka cobalah bisnis ini.
1. Bisnis komestik
Sebagai wanita, Anda tentu tahu betapa banyak ibu rumah tangga yang tak sempat berdandan karena terlalu sibuk mengurus rumah. Produk kecantikan merupakan peluang bisnis yang cukup besar. Keluarga dan para tetangga serta teman bisa menjadi pelanggan pertama Anda.
Bisnis ini juga mudah berkembang mengingat hasil produknya mudah terlihat. Para wanita yang senang bergosip akan dengan mudah menyebarkannya pada sejumlah temannya.
6 Ide Bisnis buat Ibu Rumah Tangga
Karnataka : Mengurus keluarga dan berkarir bagi wanita seringkali sulit dilakukan terlebih bagi ibu yang baru memiliki anak. Bagi perempuan yang fokus pada karir, diam di rumah sebagai ibu rumah tangga akan sangat sulit dilakukan.
Seperti dilansir dari boldsky.com, Jumat (13/9/2013), waktu tersebut adalah bagian tersulit dalam hidupnya di mana dia harus memilih menjadi ibu rumah tangga atau wanita karir. Kebanyakan wanita akan memilih tinggal di rumah dan mengurus anak. Sementara wanita lain akan memilih bekerja, menghasilkan uang dan terlihat mandiri.
Maka pilihan terbaik dalam situasi seperti itu adalah bisnis rumahan. Berikut enam gagasan bisnis bagi ibu rumah tangga:
Seperti dilansir dari boldsky.com, Jumat (13/9/2013), waktu tersebut adalah bagian tersulit dalam hidupnya di mana dia harus memilih menjadi ibu rumah tangga atau wanita karir. Kebanyakan wanita akan memilih tinggal di rumah dan mengurus anak. Sementara wanita lain akan memilih bekerja, menghasilkan uang dan terlihat mandiri.
Maka pilihan terbaik dalam situasi seperti itu adalah bisnis rumahan. Berikut enam gagasan bisnis bagi ibu rumah tangga:
4. Deskripsi produk yang terlalu berlebihan
Mem-posting sebuah produk dengan mendeskripsikannya secara berlebihan justru akan menjadi bumerang bagi Anda. pada prakteknya memang banyak pelaku bisnis e-commerce yang tergoda untuk mempromosikan sebuah produk secara berlebihan.
Pada dasarnya prinsip bisnis yang harus Anda pegang adalah jangan sekali-sekali membohongi penunjung situs web Anda. Jangan memberi kesan bahwa pembaca itu bodoh dan tidak memiliki informasi yang cukup terkait produk yang kita pasarkan.
Pada dasarnya prinsip bisnis yang harus Anda pegang adalah jangan sekali-sekali membohongi penunjung situs web Anda. Jangan memberi kesan bahwa pembaca itu bodoh dan tidak memiliki informasi yang cukup terkait produk yang kita pasarkan.
3. Buruknya layanan pelanggan
Sebuah bisnis toko online atau e-commerce didasari atas azas saling percaya. Anda diwajibkan dapat menunjukkan bahwa Anda sebagai pemilik toko online punya kapasitas dan kapabilitas untuk menjual produk yang ditawarkan. Atau setidaknya, Anda bisa mewakili produsen yang produknya Anda pasarkan. Dengan kata lain, Anda haruslah sangat mengerti dan memahami seluk-beluk produk yang Anda jual.
Akan lebih bagus lagi jika di situs web Anda disediakan halaman khusus untuk memberikan pertolongan (halaman Help), juga halaman yang berisi sejumlah pertanyaan yang kerap diajukan (FAQ). Akan lebih bagus lagi, jika Anda menyediakan nomor telepon yang bisa dihubungi sewaktu-waktu atau fasilitas chatting untuk pengaduan keluhan.
Akan lebih bagus lagi jika di situs web Anda disediakan halaman khusus untuk memberikan pertolongan (halaman Help), juga halaman yang berisi sejumlah pertanyaan yang kerap diajukan (FAQ). Akan lebih bagus lagi, jika Anda menyediakan nomor telepon yang bisa dihubungi sewaktu-waktu atau fasilitas chatting untuk pengaduan keluhan.
2. Harga terlalu tinggi
Anda sangat perlu menghargai proses dan menjalani bisnis setahap demi setahap. Karena ingin secepatnya mendapatkan keuntungan, banyak pemilik bisnis e-commerce yang tergoda untuk memasarkan produknya dengan harga tinggi.
Sebagai contoh, Anda menjual e-book tentang panduan memasak resep makanan eropa seharga ratusan ribu rupiah, sementara buku-buku sejenis di toko lain hanya dijual dengan harga puluhan ribu rupiah. Jadi, bijaklah dalam menentukan harga. Perhatikan dan pelajari harga pasaran terlebih dulu.
Sebagai contoh, Anda menjual e-book tentang panduan memasak resep makanan eropa seharga ratusan ribu rupiah, sementara buku-buku sejenis di toko lain hanya dijual dengan harga puluhan ribu rupiah. Jadi, bijaklah dalam menentukan harga. Perhatikan dan pelajari harga pasaran terlebih dulu.
1. Toko Anda kotor dan berantakan
Layaknya sebuah toko di dunia nyata, antarmuka situs web toko online Anda haruslah bersih dari widget dan iklan-iklan pop-up (ads) yang mengganggu. Selain itu, kerapihan dan kenyamanan navigasi situs web toko online Anda pun haruslah dipikirkan secara matang.
Beberapa widget memang bisa membuat situs web Anda nampak profesional, namun ada sejumlah widget yang sama sekali tidak diperlukan. Widget jam misalnya, itu tidak diperlukan. Begitu juga kalender atau bahkan musik MP3. Widget yang terlalu banyak justru cenderung membuat situs web Anda lambat ketika diakses calon konsumen.
Bila membersihkan dan merapihkan situs web toko online Anda dianggap terlalu sulit untuk dikerjakan sendiri, saat ini telah banyak jasa pengembangan situs web dengan tarif yang beragam.
Beberapa widget memang bisa membuat situs web Anda nampak profesional, namun ada sejumlah widget yang sama sekali tidak diperlukan. Widget jam misalnya, itu tidak diperlukan. Begitu juga kalender atau bahkan musik MP3. Widget yang terlalu banyak justru cenderung membuat situs web Anda lambat ketika diakses calon konsumen.
Bila membersihkan dan merapihkan situs web toko online Anda dianggap terlalu sulit untuk dikerjakan sendiri, saat ini telah banyak jasa pengembangan situs web dengan tarif yang beragam.
4 Penyebab Dagangan Online Anda Tak Laku
Jakarta : Di era teknologi seperti sekarang ini, memiliki sebuah media usaha tidaklah memerlukan modal besar. Anda dapat menapaki langkah demi langkah kesuksesan bisnis Anda via jaringan internet. Ya, internet.
Demam toko online atau yang lebih populer disebut e-commerce memang menjadi alternatif yang sangat efektif bagi para pengguna internet yang ingin meraup keuntungan. Tak perlu modal besar, mencari lokasi untuk membangun toko, bahkan produk yang dipasarkan pun terkadang tak perlu Anda miliki terlebih dulu. Dengan kata lain, Anda dapat memulai bisnis ini hanya dengan bermodalkan konektivitas internet.
Namun pada kenyataannya tidak semua orang berhasil di segmen e-commerce. Tak sedikit yang gagal dan kapok untuk mencoba lagi jenis usaha ini.
Namun tenang saja, 4 tips penyebab tidak lakunya toko online Anda di bawah ini sekiranya mampu memberikan referensi apa-apa saja yang harus Anda lakukan sebelum memulai usaha e-commerce.
Demam toko online atau yang lebih populer disebut e-commerce memang menjadi alternatif yang sangat efektif bagi para pengguna internet yang ingin meraup keuntungan. Tak perlu modal besar, mencari lokasi untuk membangun toko, bahkan produk yang dipasarkan pun terkadang tak perlu Anda miliki terlebih dulu. Dengan kata lain, Anda dapat memulai bisnis ini hanya dengan bermodalkan konektivitas internet.
Namun pada kenyataannya tidak semua orang berhasil di segmen e-commerce. Tak sedikit yang gagal dan kapok untuk mencoba lagi jenis usaha ini.
Namun tenang saja, 4 tips penyebab tidak lakunya toko online Anda di bawah ini sekiranya mampu memberikan referensi apa-apa saja yang harus Anda lakukan sebelum memulai usaha e-commerce.
3 Cara Fokus Berbisnis untuk Meraup Sukses
New York : Fokus yang rendah menjadi salah satu penyebab utama kegagalan suatu bisnis. Pemilik bisnis fashion online FashionAccelerator360.com, Liza Deyrmenjian mengatakan, banyak orang ingin melakukan banyak hal dalam satu waktu untuk mencapai kesuksesan.
Seperti dikutip dari Forbes, Selasa (24/9/2013), Deyrmenjian mengungkapkan, fokus pada satu target untuk dilakukan dengan baik merupakan salah satu cara jitu untuk menghasilkan uang.
Wanita sukses ini telah berkali-kali menjual bisnisnya karena belum berhasil menemukan satu hal yang benar-benar dia inginkan dalam berbisnis.
Dia juga sempat gagal saat menjalin kerjasama dengan Facebook. Hal ini membuatnya belajar banyak termasuk untuk fokus pada satu hal. Berikut tiga tips agar Anda fokus pada satu hal dalam berbisnis:
1. Temukan masalah yang dialami kebanyakan pebisnis
Anda perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui produk apa yang tengah dibutuhkan pasar dan masalah apa yang dialami kebanyakan pebisnis.
Saat ini Anda bisa menggunakan internet dan berkomunikasi langsung dengan para konsumen. Tentukan apa yang dibutuhkannya dan penuhi.
2. Pelajari persaingan dan perbandingan pasar
Saat berbisnis, Anda akan menemukan banyak gagasan dan inovasi yang serupa dengan milik Anda. Persaingan berarti terdapat satu pasar dan Anda memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak tersedia di sana. Perbandingan berarti Anda harus bisa menemukan kelemahan dari gagasan lain yang serupa dan tampil lebih baik.
3. Pikirkan tahapan bisnis Anda satu per satu
Seorang CEO miliarder pernah bertanya pada Deyrmenjian, tentang apa yang membuatnya tetap terjaga di malam hari.
Dia memiliki banyak jawaban karena setiap malam dia memikirkan lebih dari satu hal soal bisnisnya. Menurut CEO tersebut, Anda harus memutuskan model bisnis apa yang akan dijalankan terlebih dahulu.
Kemudian secara sistematis melakukan tahapan berikutnya. Hal ini agar potensi bisnis dalam diri Anda bisa memenuhi ekspektasi target pasar.
Seperti dikutip dari Forbes, Selasa (24/9/2013), Deyrmenjian mengungkapkan, fokus pada satu target untuk dilakukan dengan baik merupakan salah satu cara jitu untuk menghasilkan uang.
Wanita sukses ini telah berkali-kali menjual bisnisnya karena belum berhasil menemukan satu hal yang benar-benar dia inginkan dalam berbisnis.
Dia juga sempat gagal saat menjalin kerjasama dengan Facebook. Hal ini membuatnya belajar banyak termasuk untuk fokus pada satu hal. Berikut tiga tips agar Anda fokus pada satu hal dalam berbisnis:
1. Temukan masalah yang dialami kebanyakan pebisnis
Anda perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui produk apa yang tengah dibutuhkan pasar dan masalah apa yang dialami kebanyakan pebisnis.
Saat ini Anda bisa menggunakan internet dan berkomunikasi langsung dengan para konsumen. Tentukan apa yang dibutuhkannya dan penuhi.
2. Pelajari persaingan dan perbandingan pasar
Saat berbisnis, Anda akan menemukan banyak gagasan dan inovasi yang serupa dengan milik Anda. Persaingan berarti terdapat satu pasar dan Anda memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak tersedia di sana. Perbandingan berarti Anda harus bisa menemukan kelemahan dari gagasan lain yang serupa dan tampil lebih baik.
3. Pikirkan tahapan bisnis Anda satu per satu
Seorang CEO miliarder pernah bertanya pada Deyrmenjian, tentang apa yang membuatnya tetap terjaga di malam hari.
Dia memiliki banyak jawaban karena setiap malam dia memikirkan lebih dari satu hal soal bisnisnya. Menurut CEO tersebut, Anda harus memutuskan model bisnis apa yang akan dijalankan terlebih dahulu.
Kemudian secara sistematis melakukan tahapan berikutnya. Hal ini agar potensi bisnis dalam diri Anda bisa memenuhi ekspektasi target pasar.
Jatuh Bangun `The Sandals`, yang Kini Beromzet Miliaran
Jakarta : Di tengah dominasi produk alas kaki impor yang masuk ke pasar Indonesia, tak meredupkan pamor merek-merek lokal.
Asal Mula UsahaThe Sandal's, buktinya. Produk besutan anak bangsa ini masih memiliki pasar setia sehingga mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Terpukul Pelemahan Rupiah
Asal Mula UsahaThe Sandal's, buktinya. Produk besutan anak bangsa ini masih memiliki pasar setia sehingga mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Kiagus M Khomeini Reza Pahlevi, pemilik The Sandal's bercerita di balik cerita manis perjuangan melakoni bisnis alas kaki, terukir kisah memilukan saat membangun karir.
Suami dari Rahmiati Lubis ini memaparkan perjalanan hidupnya untuk menjadi wirausahawan sukses yang penuh lika liku.
Reza sudah mulai berdagang sejak kuliah, selain menjadi pedagang emperan juga pernah menjual produk alas kaki impor asal China.
Namun melihat kualitas produk yang dijual kurang bagus dan pasokan yang tak menentu, pada 2007 Reza memberanikan diri membuka produk sandal sendiri.
Dia pun mulai membuka bengkel konveksi pada 2008. Kala itu, dia masih memakai merek yang ada di pasar. Namun, ingin memiliki jati diri dia memberanikan diri memakai merek sendiri, yakni The Sandal's dengan produksi pertama sekitar puluhan pasang sandal dan memasarkannya di dua toko.
"Saat itu modal awal sebesar Rp 20 juta untuk membuka konveksi atau workshop di Pondok Gede. Seiring berjalannya waktu, usaha saya berkembang karena berani memberikan harga murah dan kualitas bagus sehingga jumlahnya saat ini mencapai 7 workshop tersebar di Jakarta," ujar Pria yang pernah bekerja sebagai Staf Accounting di Indomobil Nissan pada tahun 2000-2001 ini.
Workshop tersebut, sambung dia, memiliki kapasitas produksi sebesar 30 ribu pasang sepatu dan sandal setiap bulan. Bahkan dapat dimaksimalkan hingga 40 ribu per bulan saat momen hari-hari besar.
Kini dengan karyawan yang mencapai sekitar 200 orang, terdiri dari 70-100 orang sebagai karyawan toko dan 100 pegawai lain dipekerjakan di workshop, mantan pedagang kaki lima di halaman Parkir Timur Senayan ini bisa memproduksi 20 ribu-30 ribu pasang sepatu dan sandal per bulan.
"Sedangkan untuk model sepatu dan sandal sudah mencapai ribuan koleksi karena setiap 3-4 bulan sekali kami pasti ganti model. Ada sekitar 150 model teranyar akan bertahan sampai Desember 2013," tambah Ayah dari Nyayu Ramiza Hasna Gauhara.
Siap Diadu dengan Produk Impor China
Reza mengaku keberanian usahanya karena menganggap gempuran produk alas kaki asing hanya angin lalu lantaran kualitasnya yang tak sepadan bila dibandingkan produk lokal.
"Kalau mau diadu, produk sandal dan sepatu kami bisa menang karena punya kelebihan nyaman, enteng, awet dan harga terjangkau. Inilah yang membuat The Sandal's booming. Kalau produk impor, dari China misalnya, kualitas kurang bagus. Konsumen membeli produk China sekali, setelah itu kapok dan tidak beli lagi," ungkap dia saat berbincang dengan Liputan6.com di tokonya di Plaza Semanggi.
Pria yang akrab disapa Reza ini mengakui keunggulan produk alas kaki Cina terletak pada model dan desain. Hal tersebut wajar mengingat Negeri Tirai Bambu itu memiliki bahan baku dan aksesoris alas kaki melimpah ketimbang Indonesia.
Lebih banyaknya pasokan bahan baku di China, membuat pemilik perusahaan PT Razer Brothers ini masih mengandalkan bahan baku utama dari Cina. Sedangkan bahan seperti sol sepatu dan lainnya diperoleh di tanah air.
Harga Paket
Reza mengatakan, kelebihan produknya terletak pada harga. Sebab itu dia membanderol harga produk sandal datar (flat sandals), sepatu balet (flat shoes), high heels, wedges (produk best seller) dan tas dengan harga kompetitif namun berkualitas prima.
Trik jitu lain menjual produk dengan harga borongan. "Untuk flat sandals, kami memberikan harga promo menjadi Rp 66.666 per pasang (untuk pembelian tiga pasang sandal)," ujar Sarjana Akuntansi jebolan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) IBEK.
Harga sandal per pasang dipatok sebesar Rp 100 ribu-Rp 120 ribu, wedges dan high heels sebesar Rp 120 ribu setiap pasang serta Rp 150 ribu per buah untuk produk tas.
Sedangkan harga paket sepatu flat untuk pembelian dua pasang, dipatok Rp 180 ribu dan Rp 250 ribu untuk tiga pasang. Juga paket wedges sebesar Rp 220 ribu untuk dua pasang, dan pembelian tiga pasang dihargai Rp 300 ribu.
Saat ini produk alas kaki karya Reza dapat ditemui di sekitar 30 outlet The Sandal's yang tersebar di Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, dan Palembang. Selain itu, konsumen dari daerah dapat dengan mudah memesan sepatu dan sandal lewat online di www.thesandals.co.id.
"Order datang dari seluruh wilayah Indonesia, contohnya Makassar, Aceh, Kalimantan, Papua dan lainnya. Bahkan ada pelanggan rutin dari Malaysia yang memesan produk kami hingga 300 pasang setiap 2-3 bulan sekali. Rencana pemesanan juga kami pernah terima dari warga Libia sebanyak 3.000 pasang, tapi belum bisa kami penuhi karena saat order bertepatan dengan puasa dan lebaran," papar Pria kelahiran Jakarta, 20 Desember 1979 itu.
Omzet Tembus Rp 1 Miliar per Bulan
Antusias masyarakat terhadap sandal dan sepatu memang cukup tinggi mengingat alas kaki sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Tak heran bila penjualan produk The Sandal's bisa menembus 20 ribu-25 ribu per bulan untuk seluruh outlet.
"Satu outlet bisa meraih omzet hingga Rp 100 juta per bulan. Kalau dihitung, total omzet per bulan mencapai sekitar Rp 700 juta sampai dengan Rp 1 miliar," tutur Putra dari pasangan Zofier Yusuf dan Nyayu Sofiati Hon.
Di outlet Plaza Semanggi yang berada di lantai GF Nomor 003 misalnya, mampu membukukan penjualan sampai lebih dari 80 pasang sepatu dan sandal dengan nilai omzet mencapai sekitar Rp 9 juta per hari jika sedang ramai, seperti bulan puasa lalu.
Terpukul Pelemahan Rupiah
Melakoni bisnis ini, menurut Reza sangat berisiko karena pihaknya hanya mengambil marjin alias keuntungan tidak terlalu besar. Beruntung, penggemar olahraga sepak bola tersebut memiliki puluhan cabang sehingga risiko dapat diminimalisir.
Dia menambahkan, kondisi ini diperparah dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi sejak Agustus lalu. "Karena bahan baku masih impor, kenaikan dolar Amerika Serikat memberi pengaruh besar. Jadi harga jual sandal dan sepatu harusnya sudah mulai naik, tapi kami pertahankan dan terpaksa mengurangi keuntungan. Saya berharap rupiah bisa kembali stabil," harap dia.
Reza menceritakan pernah mengalami kejadian pahit, seperti penipuan yang dilakukan sahabatnya, ketidaksenangan dari para pedagang lain karena dia menjual harga produk sangat murah, hingga omongan tidak sedap dari orang lain terkait keputusannya membuka 10 outlet saat krisis di tahun 2010.
"Biarin saja orang lain mau bicara apa. Yang penting saya tidak mengganggu dia dan dia tidak mengganggu saya," tegar dia.
Ambisi Go Internasional Mengekor 'Bata'
Reza mengungkapkan, jika dirinya berambisi mengantarkan The Sandal's go internasional mengikuti pendahulunya, yakni produsen sepatu Bata selain tentunya ekspansi beberapa cabang ke kota lain di Indonesia, seperti Jogyakarta, Solo, Semarang dan lainnya.
"Mimpi saya ingin mengembangkan The Sandal's masuk ke pasar internasional, karena saya salut dengan Bata yang bisa menjual produknya di Eropa. Saya berharap The Sandal's bisa seperti Bata," tukas pemilik motto 'Dibalik Kesuksesan Pasti Ada Kegagalan, Jadi Jangan Menyerah'.
Sedangkan rencana jangka menengah, Reza Pahlevi menargetkan dapat memproduksi fashion alas kaki seragam ibu dan anak perempuan paling cepat 1-2 tahun mendatang.
"Saya juga punya target meluncurkan satu merek sandal dan sepatu wanita terbaru, yakni Laboti yang berasal dari bahasa Perancis yang artinya keindahan," tutup dia mengakhiri perbincangan.(Fik/Nur)
Mahasiswi LP3I Malang Sukses Berbisnis Online
MALANG -- Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi (LP3I) buktikan komitmennya dalam mencetak wirausaha muda. Salah satunya ditunjukan dengan kehadiran Sefti Mada Dewi, mahasiswi LP3I Malang.
Mahasiswi jurusan Informatika komputer ini berhasil merintis usaha berbasis online sejak tahun 2012. "Awalnya hanya coba-coba berjualan baju fashion wanita secara online melalui Facebook dan BBM (BlackBerry Messanger). Alhamdulillah berjualan selama satu tahun saya dapat membuka toko Sekar Collection pada Januari 2013 di Gempol," katanya.
Dengan sistem online tambah Sefti pemasaran sangat cepat dan mampu menjangkau konsumen lebih luas. Kala itu, Sefti memulai usahanya dengan modal Rp 5 juta. Kini dalam sebulan perputaran uang bisa mencapai Rp 11 juta dengan laba Rp 5 juta.
Sefti mengakui dirinya merasa beruntung berani memulai usaha ini lantaran mendapat binaan dari para dosen dan pembimbing di dikampusnya LP3I. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan modal melainkan berupa motivasi dan pengalamannya di Rumah Entrepreneur. Semua modal membuat mental kewirausahaannya terasah dan akhirnya berani maju menjadi pengusaha.
Menanggapi kesuksesan ini, Kepala Kampus LP3I Edi Susanto mengungkapkan, LP3I akan terus menunjukkan komitmennya dengan langkah nyata.
"Membangun anak negeri yang berkualitas melalui kurikulum yang sesuai dengan dunia kerja dan dunia usaha. Sejak awal mahasiswa dibentuk untuk memiliki mental berprestasi. Mau menjadi pengusaha atau karyawan di perusahaan, itu pilihan," katanya.
"Pesan kami, jadilah yang terbaik dimanapun kalian berada. Jadilah bibit yang unggul yang menjadi manfaat bagi orang banyak," tambah Edi.
Wednesday, September 25, 2013
5. Isabel dos Santos
Nilai kekayaan : US$ 2 miliar (Rp 22,3 triliun)
Isabel dos Santos adalah miliarder asal Angola, meski sebenarnya lahir di Azerbaijan. Dia dianggap sebagai wanita terkaya di seluruh benua Afrika.
Isabel dos Santos adalah miliarder asal Angola, meski sebenarnya lahir di Azerbaijan. Dia dianggap sebagai wanita terkaya di seluruh benua Afrika.
Dia juga putri dari Presiden Angola, Jose Eduardo dos Santos, meskipun ia telah mengatakan bahwa ia akan selalu menjadi pengusaha dan bukan politisi.
Dia memiliki kepentingan dalam berbagai perusahaan, mulai dari telekomunikasi, media, ritel, keuangan, minyak, berlian, semen dan energi. Investasinya berada di dunia negara yakni Angola dan Portugal. Dia memiliki saham di ZON Multimedia, Unitel International Holdings, Banco Portugues BIC dan Sonangol.
4. Domenico Dolce dan Stefano Gabbana
Nilai kekayaan : US$ 2 miliar (Rp 22,3 triliun)
Mengambil nama pertama mereka, Anda segera mengenali jika keduanya berada di balik nama belakang merek fashion bergengsi yang disebut Dolce & Gabbana.
Penjualan perusahaan keduanya tercatat telah meningkat tajam beberapa tahun terakhir, dengan angka mencapai $ 1,5 miliar pada 2011.
Desain flamboyan ini menjadi andalan kiblat fashion, dan tampaknya tidak mereka akan memperlambat usahaany. Duo ini bahkan telah mengeluarkan bisnis baru, couture.
3. Fernando Belmont
Nilai kekayaan : US$ 2,2 miliar (Rp 24,5 triliun)
Fernando Belmont adalah penduduk asli Peru dengan kekayaan bersih US$ 2,2 miliar pada 2013. Dia adalah Chief Executive Officer Corporacion Yanbal International, sebuah perusahaan yang didirikan pada 1967 yang didedikasikan untuk pengembangan perempuan melalui penjualan kosmetik dan perhiasan.
Hebatnya, saingan utamanya adalah saudaranya sendiri, Eduardo Belmont, seorang miliarder juga dan pemilik perusahaan disebut Belcorp.
Beberapa produk Yanbal meliputi item untuk perawatan wajah, perawatan pribadi, make up dan parfum.Barang-barang ini kemudian dijual dengan metode penjualan langsung. Oleh karena itu memberikan kesempatan kerja bagi perempuan.
2. Renzo Rosso
Nilai kekayaan : US$ 3 miliar (Rp 36,8 triliun)
Renzo Rosso adalah pengusaha fashion asal Italia. Rosso sering dijuluki "Jeans Genius" setelah sukses membangun merek Diesel.
Dia adalah Presiden OTB, induk usaha dari perusahaan seperti Maison Martin Margiela, Marni, Viktor & Rolf, Diesel, dan Staff Internasional, yang berada di belakang produk seperti DSquared2, Vivienne Westwood, Marc Jacobs Men, dan Just Cavalli.
Di luar dunia mode, Rosso juga menjabat sebagai Presiden dari kelompok investasi Lingkaran Merah, Diesel Farm, Hotel Pelican di Miami, dan klub sepak bola profesional yang disebut Bassano Virtus 55 ST.
1. Margarita Louis Dreyfus
Nilai kekayaan : US$ 6 miliar (Rp 66,8 triliun)
Margarita Louis-Dreyfus adalah istri miliarder Perancis, Robert Louis Dreyfus. Dia dulu dikenal sebagai Rita Bogdanova berasal dari Rusia.
Margarita Louis-Dreyfus adalah istri miliarder Perancis, Robert Louis Dreyfus. Dia dulu dikenal sebagai Rita Bogdanova berasal dari Rusia.
Seusai suaminya meninggal pada 2009 karena penyakit leukemia, Margarita mengambil alih perusahaan dan menjadi wanita terkaya dari Rusia.
Dia kembali menyetir Louis Dreyfus fokus pada usaha komoditas pertanian. Dia menaikkan hingga US$350 juta dari penerbitan obligasi perusahaan di Singapura. Ini pertama kalinya sepanjang sejarah ada perusahaan yang menaikkan modal di pasar umum sedemikian besar.
10 Miliarder Pendatang Baru di Dunia (I)
New York : Nama Carlos Slim, Bill Gates, Amancio Ortega, Warren Buffett, Larry Ellison, Charles Koch bersaudara dan David Koch, Li Ka Shing, Liliane Bettencourt dan Bernard Arnault merupakan jajaran miliarder dunia yang sudah sangat sering kita dengar sepak terjangnya. Deretan nama ini terus-menerus masuk dalam daftar miliarder dunia selama beberapa tahun terakhir.
Namun, jika Anda terus mengikuti perkembangan dunia usaha, akan menemukan beberapa nama pendatang baru yang digadang-gadang segera ikut menghiasi daftar miliarder dunia.
Mereka adalah orang yang baru-baru ini berhasil mengguncang dunia bisnis dan keuangan. Keberhasilan mereka membuka pintu masuk dalam barisan elit miliarder dunia. Berikut 10 miliarder pendatang baru di dunia pada 2013, mengutip laman The Richest, Selasa (24/9/2013):
Namun, jika Anda terus mengikuti perkembangan dunia usaha, akan menemukan beberapa nama pendatang baru yang digadang-gadang segera ikut menghiasi daftar miliarder dunia.
Mereka adalah orang yang baru-baru ini berhasil mengguncang dunia bisnis dan keuangan. Keberhasilan mereka membuka pintu masuk dalam barisan elit miliarder dunia. Berikut 10 miliarder pendatang baru di dunia pada 2013, mengutip laman The Richest, Selasa (24/9/2013):
Sunday, September 22, 2013
Andreas Pasolympia, si ’’Cacat’’ Pakar Komunikasi dan Pengembangan Diri Anggota DPR pun Datang Minta Diterap
SEKARING RATRI A., Jakarta
Andreas Pasolympia memiliki impian suatu hari nanti bisa menjadi pakar komunikasi dan pengembangan diri ternama. Dia ingin menjadi motivator andal seperti Mario Teguh atau pakar marketing populer Tung Desem Waringin.
Jalan menuju impiannya itu pun sudah terbuka lebar. Andreas telah memiliki lembaga yang bergerak di bidang pengembangan diri dan komunikasi sendiri. Namanya Sang Pemenang Institute.
Lembaga tersebut langsung terkenal karena kehebatan Andreas dalam memotivasi seseorang. Kliennya sudah mencapai ratusan orang. Mulai teman-teman kuliah, kalangan profesional, hingga anggota DPR.
’’Untuk teman-teman, biasanya saya memosisikan diri sebagai teman curhat. Tapi, kalau kalangan profesional, saya berperan jadi mentor,’’ papar Andre, sapaan Andreas, saat ditemui di Mal Grand Indonesia, Jumat malam (20/9).
Dari segi kapasitas, Andre tidak perlu diragukan. Di bidang komunikasi dan pengembangan diri, pemuda asal Semarang tersebut mengantongi lebih dari 70 sertifikat Neuro Linguistic Programing (NLP). NLP adalah sebuah pendekatan komunikasi, pengembangan pribadi, serta psikoterapi yang diciptakan Richard Bandler dan John Grinder dari Amerika Serikat.
Permasalahan klien yang ditangani Andre cukup beragam. Untuk klien teman-teman kampusnya, mayoritas adalah kaum hawa. Umumnya terkait dengan hubungan asmara.
’’Kebanyakan mereka gagal move on. Mereka mengaku nggak bahagia tanpa si doi. Padahal, itu yang bermain ego. Itu cinta palsu. Nah, saya akan bantu mereka perlahan-lahan melepaskan cinta palsu itu,’’ paparnya.
Andre pernah menghadapi rekannya yang bermasalah dengan orientasi seksual. Temannya itu seorang homoseksual yang ingin sembuh. ’’Dia bilang, sekalipun gay, dalam lubuk hati, dia merasa dan tahu bahwa itu (homoseksual) nggak sesuai dengan kaidah agamanya. Setelah saya terapi, dia bisa sembuh,’’ ujar mahasiswa akselerasi S-2 Corporate Communication, London School of Public Relations, itu.
Kemudian, ada juga anggota DPR yang mengalami masalah dengan public speaking. Andre mengajak yang bersangkutan ke puncak gedung tinggi untuk mempelajari teknik public speaking yang benar.
’’Saya minta dia menirukan gaya saya, bahasa tubuh hingga perkataan yang saya ucapkan waktu berada di tempat tinggi tersebut. Setelah beberapa kali menirukan, dia bilang ’Wah, saya sudah mirip Bung Karno’,’’ ungkapnya lantas tersenyum.
Ada juga klien Andre yang notabene berprofesi serupa dengan dirinya, yakni seorang trainer. Klien itu punya kebiasaan unik saat berbicara di depan umum. Secara tidak sadar, dia menggeser badannya selangkah demi selangkah hingga ke ujung panggung.
’’Dia punya symptom (gejala), kalau grogi atau takut, geser-geser sendiri. Itu harus diterapi alam bawah sadarnya supaya rasa takutnya hilang,’’ jelas putra pasangan Agus Santoso dan Anastasia Resiana tersebut.
’’Dia punya symptom (gejala), kalau grogi atau takut, geser-geser sendiri. Itu harus diterapi alam bawah sadarnya supaya rasa takutnya hilang,’’ jelas putra pasangan Agus Santoso dan Anastasia Resiana tersebut.
Namun, tidak sedikit klien yang salah alamat. Ada yang datang kepada dirinya meminta kesaktian atau ilmu membaca pikiran. Ada juga yang menginginkan Andre bisa mengubah perilaku orang lain.
’’Misalnya, ada cewek yang cowoknya selingkuh terus. Dia minta kepada saya agar si cowok nggak selingkuh lagi. Padahal, itu nggak bisa,’’ ungkap pemuda kelahiran 24 Juli 1992 tersebut.
Sebagai pakar komunikasi dan pengembangan diri, Andre sudah biasa berbicara di depan umum. Karirnya terus meningkat. Dalam pergaulan, dia juga pribadi yang baik. Padahal, sejatinya Andre memiliki ’’kecacatan’’ yang mampu disembunyikan.
Memang, sekilas tidak ada yang aneh dengan penampilan fisik Andre. Namun, dia pernah terserang toksoplasma sehingga memiliki kelainan saraf pada otaknya. Akibatnya, setiap merasa kelelahan, penglihatannya akan terganggu. Objek benda yang dia lihat akan tampak bengkok-bengkok.
’’Kalau capek banget, tenaga terforsir, objek yang saya lihat jadi bengkok. Semakin capek bisa semakin bengkok objeknya. Sampai, kadang-kadang saya nggak mengenali orang yang lewat, sekalipun itu teman sendiri,’’ paparnya.
Dia mengisahkan, dirinya lahir dalam kondisi prematur. Berat badannya saat lahir hanya 1,4 kilogram. Tidak hanya sangat kecil, Andre juga terserang toksoplasma yang mengakibatkan gangguan saraf di otaknya. Saat itu, dokter mengatakan, kecil kemungkinan Andre bisa bertahan hidup. Apalagi, dua kakak perempuannya mengalami kondisi serupa dan keduanya meninggal.
’’Kasus saya itu sampai dibikin tesis oleh dokter yang merawat saya. Sebab, kasus saya sama dengan kakak-kakak saya,’’ kenangnya.
Untungnya, orang tua Andre tidak menyerah. Sejak kecil, Andre tidak pernah absen dari air susu ibu (ASI). Dengan begitu, daya tahan Andre kecil lebih kuat terhadap penyakit. Dia juga tumbuh normal meski agak lambat.
’’Istilahnya, motorik kasar saya itu lambat. Misalnya, saya lambat berjalan dan lainnya. Orang tua sempat khawatir saya nggak bisa bersekolah di sekolah normal,’’ ujarnya.
Dengan berbagai upaya, Andre akhirnya bisa bersekolah di sekolah umum. Namun, saat masih duduk di SD, dia kerap di-bully teman-temannya. Sebab, dia lemah dalam kegiatan yang melibatkan fisik seperti olahraga. ’’Ya diejek gendut lah, cacat lah. Sampai pernah dilempar topi hingga berdarah,’’ katanya.
Meski begitu, Andre tidak menaruh dendam. Bahkan, sejak kecil dia terdorong untuk menolong dan menyembuhkan orang lain. Dia sempat berpikir untuk menjadi dokter. Tapi, hal itu sulit terwujud karena Andre langsung pingsan bila melihat darah.
Akhirnya, dia memilih mempelajari ilmu pengobatan energi reiki. Saat kelas 5 SD, dia sudah menguasai tingkat master reiki.
Sejak mendalami reiki, Andre mulai tertarik pada bidang hipnosis. Dia banyak membaca buku yang membahas hipnosis dan ilmu pengembangan diri. Dia juga mulai menemukan passion-nya ketika bergabung dalam grup drama sekolah.
Akhirnya, dia memilih mempelajari ilmu pengobatan energi reiki. Saat kelas 5 SD, dia sudah menguasai tingkat master reiki.
Sejak mendalami reiki, Andre mulai tertarik pada bidang hipnosis. Dia banyak membaca buku yang membahas hipnosis dan ilmu pengembangan diri. Dia juga mulai menemukan passion-nya ketika bergabung dalam grup drama sekolah.
’’Saya dapat peran utama terus waktu sekolah. Saat itulah saya merasa pede dengan diri saya,’’ tutur penghobi game online tersebut.
Dari situ, Andre memilih jurusan public relations saat kuliah. Namun, dia sadar, penyakitnya bisa menyerang sewaktu-waktu. Misalnya, yang terjadi pada Februari lalu. Tiba-tiba penglihatannya mengalami gangguan. Objeknya tidak sekadar bengkok, tapi berputar 180 derajat. Karena itu, saat dia melihat orang di depannya, yang tampak tubuh orang itu terbalik: kaki berada di atas, kepala di bawah. Selain itu, ada cahaya mirip blitz yang menghalangi pandangannya. Otomatis, Andre tidak bisa mengenali orang-orang yang berbicara atau menyapanya.
Kejadian tersebut berlangsung selama hampir sebulan. Saat itu, dia merasa sangat down. Ketika diperiksakan, dokter memvonis penyakitnya susah disembuhkan. Tapi, Andre tidak menyerah. Dia lantas mempraktikkan ilmu reiki untuk penyembuhan diri. Saat itulah dia merasa seperti terasing karena tidak bisa mengenali orang-orang di sekitarnya.
’’Saya sampai dibilang sombong. Padahal, saya benar-benar tidak bisa melihat secara jelas orang yang menyapa atau mengajak bicara saya,’’ ujarnya.
Untungnya, ketekunan dan kerja keras Andre menyembuhkan penyakitnya cepat membuahkan hasil. Pelan tapi pasti, penglihatannya bisa kembali normal sampai saat ini.
Meski harus hidup ’’cacat’’, pemilik nama lengkap Andreas Anaya Pasolympia itu tetap optimistis dengan impiannya. Andre percaya hidupnya adalah sebuah keajaiban.
’’Saya bisa hidup sampai sekarang itu keajaiban. Karena itu, saya sangat bersyukur diberi keajaiban,’’ tegas salah seorang di antara 60 mahasiswa dalam program Merry Riana Campus Ambassador yang berkesempatan berguru langsung kepada Merry Riana, motivator perempuan nomor satu di Asia, tersebut. (*/c5/ari)
Menuai Rupiah dari Bisnis Perjalanan Wisata
Bisnis agen perjalanan wisata kini mulai menjamur. Hal ini disebabkan banyak orang yang bepergian, secara otomatis hal tersebut membutuhkan jasa agen perjlanan wisata. Peningkatan ekonomi masyarakat Indonesia juga turut mendorong berkembangnya bisnis ini.
NERACA
Bisnis agen perjalanan wisata pada kenyataannya tidak pernah sepi, baik para pemain baru atau pemain berpengalaman, hingga agen perjalanan wisata yang menawarkan kemitraan atau waralaba. Menjadikan bisnis ini semakin ketat persaingannya. Meski demikian, peluang usaha ini tetap besar mengingat perekonomian masyarakat Indonesia berkembang.
Akibatnya, keinginan untuk melepas penat dengan pelesir di dalam maupun luar negeri, semakin besar. Nah, peluang inilah yang coba ditangkap para pebisnis seperti Rangga dengan Maple Adventure-nya.
Dia melihat peluangnya tetaplah besar meskipun persaingan cukup ketat. Hanya saja, pemilik usaha harus pandai-pandai mengemas usahanya untuk memenangkan persaingan. Misalnya, dengan memberikan pelayanan yang tidak diberikan agen perjalanan wisata lainnya.
“Dengan adanya agen perjalanan wisata akan memudahkan masyarakat yang ingin liburan. Soal minat jangan diragukan lagi, asal kita mempu mengemas bisnis dengan baik, pelanggan pun akan datang dengan sendirinya,” ujar Rangga.
Ya, bisnis agen perjalanan wisata bisa berkembang, jika pemiliknya rajin menambah pilihan paket yang dibutuhkan konsumen dengan harga terjangkau. Terlebih soal harga, pastinya yang pertama dilakukan konsumen adalah membandingkan harga dari satu agen ke agen lainnya.
Tetapi, dengan adanya kasus-kasus penipuan yang mengatasnamakan agen perjalanan wisata membuat pelanggan sekarang jadi lebih waspada, mereka lebih memilih perusahaan ternama, dan lebih teliti kala melakukan pembayaran.
Modal Usaha
Untuk memulai bisnis ini, memang alangkah lebih baiknya kalau disertai dana yang cukup. Karena dengan demikian pemilik lebih mudah mengatur bisnisnya. Kalau tidak pun usaha ini tetap dapat berjalan dengan baik asalkan punya networking yang baik.
“Modal saya tidak sampai Rp20 juta, karena untuk kantor saya gunakan bangunan seadanya, soal omzet masih kecil karena kita juga baru beroperasi,“ kata dia seraya menutup mulut soal omzet yang dihasulkan usaha agen perjalanan wisata miliknya.
Dia menuturkan, dalam mengembangkan usahanya, dia mencari ilmutravel ke beberapa daerah untuk dijadikannya sebuah program pada agen perjalanan wisata miliknya. Sehingga dia mampu menjabarkan segala yang ia lihat kepada pelanggan.
Bisnis Tiket Pesawat
Dengan semakin meningkatnya bisnis agen perjalanan wisata, berarti pula bisnis tiket pesawat turut terpengaruh. Kabarnya, bisnis ini akan cerah hingga tiga tahun ke depan. Makanya, pemerintah RI memprediksi bakal terjadi peningkatan penumpang pesawat domestik yang cukup besar sampai tahun 2015. Meskipun nantinya akan diberlakukan Open Sky, tetapi maskapai lokal tetap akan menikmatinya secara maksimal.
Ya, berdasarkan hitungan moderat Kemenhub di setiap tahun terjadi kenaikan penumpang sebesar 10%, maka pada 2015 jumlah penumpang angkutan penerbangan domestik menjadi 77,608 juta orang.ccccccccc
Top 5 Artikel Bisnis Edisi 20 September 2013
Jakarta : Ajang pameran otomotif terbesar di negara ini, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 menjadi ajang produsen otomotif memperkenalkan kendaraan-kendaraan terbarunya.
Kali ini, banyak produsen berlomba-lomba meluncurkan tunggangan mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) yang sedang gencar digadang-gadang pemerintah.
Pada ajang IIMS, tercatat 5 mobil seharga Rp 100 juta sudah meluncur ke pasaran. Artikel mobil murah ini merupakan salah satu berita yang paling banyak dibaca pembaca pada edisi akhir pekan ini.
Sejumlah artikel bisnis yang juga menjadi perhatian pembaca pada edisi Kamis (19/9/2013), masih seputar lowongan kerja calon pegawai negeri sipil (CPNS). Giliran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membuka ribuan lowongan pekerjaan.
Kemudian artikel tentang tanda-tanda seseorang bisa dikatakan karirnya mulai terancam juga paling banyak dibaca. Harga emas yang mulai berkilau ikut menjadi perhatian pembaca kami. Cerita raja terkaya Pangeran Hans-Adam II, menarik sebagai bahan bacaan ringan di akhir pekan.
Lebih lengkapnya, berikut 5 artikel ekonomi dan bisnis paling banyak dipilih pembaca Liputan6.com:
1. 5 Mobil Murah Teranyar Asli Buatan Indonesia
Para produsen saling berlomba-lomba untuk meraup perhatian pasar dengan menawarkan produk mobil murah ramah lingkungan atau yang disebut dengan Low Cost Green Car (LCGC).
Hingga 20 September 2013, setidaknya sudah terdapat lima produsen mobil yang merilis mobil murah teranyar yang sebagian besar komponennya dari dalam negeri.
2. Lowongan CPNS Terbesar! Kemendikbud Cari 3.183 Pegawai Baru
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadi instansi pemerintah yang terbesar dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur umum, dengan membuka peluang kerja bagi 3.183 lulusan SLTA, D3, D4/S1, S2, dan S3 untuk menjadi dosen dan tenaga kependidikan (teknis/administrasi/medis/paramedis) di perguruan tinggi negeri (PTN).
3. 10 Tanda Karir Anda Mulai Terancam
Pernahkah Anda merasa tak dianggap di kantor? Atau apakah teman-teman di kantor terasa menjaga jarak dengan Anda? Hati-hati, menurut para ahli, kondisi tersebut merupakan tanda-tanda karir Anda mulai terancam.
4. Harga Emas Mulai Melejit
Harga emas kembali menguat pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) ditopang respons pasar terhadap aksi no tapering Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang cukup mengejutkan.
5. Pangeran Hans-Adam II, Raja Kaya Raya dari Negeri Liliput
Liechtenstein, salah satu negara di kawasan Eropa ini dipimpin oleh salah satu raja terkaya dunia. Kerajaan ini memang berwilayah kecil seperti julukan liliput namun rajanya sangat kaya raya. (Nur)
Gara-gara Bisnis Bangkrut, Rully Kustandar Temukan Kebun Emas
Solo — Rully Kustandar merupakan sosok yang dikenal publik sebagaimotivator dan entrepreneur.Rully dikenal berkat penjualan eBook (electronic book/ buku digital) tentang investasi emas yang diberinya judul Kebun Emas yang dipasarkan melalui sebuah situs di Internet. Begitu dirilis, penjualaneBook tersebut pernah mencapai 100 ribu buah, padahal masing-masingeBook dijual seharga Rp 250 ribu.
Tapi siapa sangka bahwa ide untuk menulis buku tentang investasi emas ini diawali dari kebangkrutan yang dialami Rully. Ditemui di acara kopi darat JISPortal, di Griya Tumpeng Solo, Sabtu (14/9) sore, Rully mengisahkan perjalanannya menapaki bisnis Internet.
Pria tersebut dengan santai berkisah bahwa dia sebenarnya sudah mengenal bisnis online semenjak 2005 di mana dia menjadi membergenerasi pertama dari sekolah bisnis online AsianBrain yang didirikan oleh Anne Ahira. “Tapi waktu itu saya gak aktif dan belum fokus ke bisnis online,” terang Rully.
Pria berkacamata itu tampil santai dengan kaos oblong dan celana pendek dan bertopi. Dengan duduk lesehan di sebuah ruangan di Griya Tumpeng dikelilingi oleh para anggota JISPortal, pria kelahiran Bandung pada 18 Mei 1968 itu bercerita bahwa dia awalnya memiliki bisnis bengkel dan cuci mobil di Jakarta Selatan danmini market di Bogor pada 2004.
Pada masa itu dia juga aktif mengisi berbagai seminar-seminar kewirahusahaan di lebih dari 60 kota seluruh Indonesia. Sayangnya pada tahun 2007, dia mengalami kebangkrutan dan malah berhutang sekitar Rp 5 miliar. Merasa gagal dan putus asa, dia kembali ke Bandung.
Di tengah keterpurukannya itu, dia menemukan konsep berinvestasi dengan emas. Waktu itu, dia ingin menuangkan konsep tersebut lewat sebuah buku. Tapi dia tahu bahwa untuk menerbitkan sebuah buku memerlukan modal yang cukup besar karena penerbit buku akan mengharuskan dia untuk membayar sebagian biaya cetak. “Tapi waktu itu saya sedang bangkrut, jadi saya dapat uang dari mana?” tanya Rully retoris. Sesekali, pria yang pernah bekerja sebagai programmer itu menyeruput kopi hitam yang terletak di meja di depannya.
Akhirnya dia menemukan ide membuat eBook setelah melihat salah seorang Internet marketer melakukan hal serupa. Pada 2009, dia merilis eBook dengan judul “Jurus Cerdas Berkebun EMAS.” Dan respon masyarakat ternyata cukup baik. Dia bahkan diminta oleh sebuah bank di Indonesia untuk menjadi duta dari bank syariah di Indonesia.
Rully tidak berhenti hanya dengan menjual eBook saja. Pada 2010, dia mulai mencoba menjadiaffiliate untuk program ClickBank. Dia memakai program iklan yang disediakan Facebook untuk mempromosikan produk-produk ClickBank. Berawal dari hanya sekedar mencoba, Rully ternyata juga meraih kesuksesan dengan program ClickBank ini. Dia bahkan dinobatkan menjadi The Best Affiliate Marketing ClickBank tahun 2010. Dia sempat memperoleh penghasilan sekitar $100 ribu per bulannya.
Tapi setelah satu tahun bermain di program affiliasi tersebut, Rully mulai merasakan kejenuhan, “Memang kita bekerja karena kita butuh uang. Tapi tidak hanya itu saja. Saya mulai merasa jenuh. Saya butuh tantangan baru,” ujar Rully.
Akhirnya pada 2011, dia berhenti menggunakan ClickBank dan mulai menjelajahi bidang lain dalam bisnis online. Dia melihat bahwa perkembangan teknologi seluler di dunia sudah berkembang pesat. Produk smartphone dan tablet bukan lagi hal yang langka bagi masyarakat Indonesia.
“Masa depan bisnis online ada di dunia mobile,” ujar Rully.
Oleh karena itu, dia memutuskan untuk terjun dalam bidang pembuatan aplikasi untuk peralatan buatan Apple seperti iPad dan iPhone. Ide yang dia miliki sebenarnya sederhana, yaitu membuat aplikasi-aplikasi yang menyajikan informasi yang dibutuhkan masyarakat Indonesia.
Misalnya, dia membuat aplikasi berbayar yang berisi tentang materi KHUP, daftar harga bahan bangunan, dan informasi-informasi lainnya. Proses pembuatan aplikasi-aplikasi tersebut cukup mudah,dan proses pengumpulan informasi juga cukup mudah dilakukan.
Masyarakat Indonesia pun sekarang ini sudah mulai berani membelanjakan uang untuk membeli aplikasi-aplikasi untuk ponsel atau tablet mereka. Bila sebelumnya, orang-orang Indonesia hanya membeli ponsel atau tablet hanya untuk gengsi semata, sekarang masyarakat sudah mulai menggunakan ponsel dan tablet untuk bekerja dan belajar.
Berawal dari Iseng-iseng Bisnis, Wanita Ini Raup Puluhan Juta Rupiah/Bulan
Jakarta - Sebagian masyarakat Indonesia sangat gemar dengan rasa pedas. Bahkan ada anggapan, bila tak makan pedas rasanya kurang nendang selera.
Kenyataan ini dimanfaatkan oleh Ifud Arisianti (53), berawal dari iseng-iseng, ibu rumah tangga ini mencoba menyajikan rasa pedas dengan nama merek dagang 'Sambel Pecel Bu Suryo'.
"Bu Suryo saya ambil dari nama suami saya Suryo. Awal tahun 2009, saya iseng jual sambel tapi masih nyewa di tenda-tenda, lama kelamaan saya titipin saja ke toko-toko biasa, sekarang sambel saya ini sudah ada di swalayan-swalayan," kata Ifud kepadadetikFinance, di Pameran Peranti Saji Indonesia, di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (22/9/2013).
Ifud menyebutkan, sambel khas Surabaya buatannya ini kini sudah mudah ditemukan di toko-toko modern. Dengan modal awal Rp 5 juta, ibu rumah tangga dengan 2 orang anak ini mampu meraup omzet hingga Rp 30 juta per bulan.
"Kita sudah bisa produksi per bulan 3.000-4.000 bungkus. Harganya Rp 10 ribu per bungkus. Omzet ya bisa lebih dari Rp 30 juta," katanya.
Hingga kini, ia masih memasarkan sambal buatannya di sekitar Jabodetabek. Tidak menutup kemungkinan akan merambah pasar ekspor.
"Kita baru di Jabodetabek. Ekspor sudah ada beberapa tawaran tapi masih bingung karena ongkos kirim terlalu besar," ujarnya.
Pembuat sambal ini pernah dengan terpaksa menaikkan harga jual karena imbas dari kenaikan harga-harga barang. Dari semula dijual Rp 8 ribu per bungkus, kini dia menyesuaikan di harga Rp 10 ribu per bungkus.
"Ramai pas puasa, nah pas itu juga harga-harga lagi pada naik jadi kita terpaksa naikin harga juga karena kan cabai mahal ya," kata Ifud.
Kenyataan ini dimanfaatkan oleh Ifud Arisianti (53), berawal dari iseng-iseng, ibu rumah tangga ini mencoba menyajikan rasa pedas dengan nama merek dagang 'Sambel Pecel Bu Suryo'.
"Bu Suryo saya ambil dari nama suami saya Suryo. Awal tahun 2009, saya iseng jual sambel tapi masih nyewa di tenda-tenda, lama kelamaan saya titipin saja ke toko-toko biasa, sekarang sambel saya ini sudah ada di swalayan-swalayan," kata Ifud kepadadetikFinance, di Pameran Peranti Saji Indonesia, di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (22/9/2013).
Ifud menyebutkan, sambel khas Surabaya buatannya ini kini sudah mudah ditemukan di toko-toko modern. Dengan modal awal Rp 5 juta, ibu rumah tangga dengan 2 orang anak ini mampu meraup omzet hingga Rp 30 juta per bulan.
"Kita sudah bisa produksi per bulan 3.000-4.000 bungkus. Harganya Rp 10 ribu per bungkus. Omzet ya bisa lebih dari Rp 30 juta," katanya.
Hingga kini, ia masih memasarkan sambal buatannya di sekitar Jabodetabek. Tidak menutup kemungkinan akan merambah pasar ekspor.
"Kita baru di Jabodetabek. Ekspor sudah ada beberapa tawaran tapi masih bingung karena ongkos kirim terlalu besar," ujarnya.
Pembuat sambal ini pernah dengan terpaksa menaikkan harga jual karena imbas dari kenaikan harga-harga barang. Dari semula dijual Rp 8 ribu per bungkus, kini dia menyesuaikan di harga Rp 10 ribu per bungkus.
"Ramai pas puasa, nah pas itu juga harga-harga lagi pada naik jadi kita terpaksa naikin harga juga karena kan cabai mahal ya," kata Ifud.
Bisnis Kamera Hancur ?
LONDON -- Persaingan teknologi sudah tidak memandang jenis perangkat. Kini, semua bisa menjadi 'smart': smartphone, smartcamera, smartwatch, dan masih akan banyak smart lainnya. Akibat persaingan yang semakin ketat, perusahaan teknologi harus melakukan langkah aktif untuk tetap mempertahankan pelanggannya di pasar. Salah satunya dengan memangkas harga.
Produsen kamera nomor dua terbesar di dunia Nikon Corp telah memangkas harga jual untuk menarik konsumen. Hal serupa juga akan dilakukan produsen kamera lain, Canon Inc. Besarnya tekanan yang didapat dari persaingan smartphone memaksa kedua produsen kamera tersebut melakukan langkah ini. Bahkan mungkin mundur dari bisnis kamera. "Ada terlalu banyak pemain," komentar analis UBS di Tokyo Ryosuke Katsura, dikutip dari Bloomberg, Ahad (22/9).
Menurut dia, sangat sulit bagi kedua perusahaan tersebut untuk tetap di bisnis kamera di tengah persaingan yang semakin sengit. Katsura bahkan merekomendasikan pemegang saham menjual saham kedua perusahaan tersebut.
Sejak Apple memperkenalkan smartphone andalannya, Nikon dan Canon telah kehilangan lebih dari setengah nilai pasarnya. Permintaan atas kamera telah layu di industri yang telah mereka dominasi selama lebih dari satu dekade. Nikon bahkan menjadi pemain terburuk di indeks Nikkei 225 tahun ini. Nilai sahamnya jatuh 34 persen.
Hari ini kekuatan kamera Single Lens Reflex (SLR) sudah bisa diperoleh di smartphone buatan sejumlah perusahaan teknologi. Galaxy S4 milik Samsung Electronics Co dilengkapi dengan kamera 13 megapixel. Xperia Z1 milik Sony Corp menawarkan kamera dengan sensor 20,7 megapixel. Nokia Oyj baru-baru ini meluncurkan Lumia 1020 dengan kamera 41 megapixel. Sebagai bandingan, Canon EOS-1D X yang dijual seharga 6.799 dolar AS hanya menawarkan sensor 18,1 megapixel.
Nikon terpaksa menurunkan harga untuk mengurangi persediaan yang menumpuk akibat turunnya permintaan. Bulan lalu Nikon menurunkan target laba bersihnya sebesar 23 persen. Sementara Canon mengaku tidak akan menambah pangsa pasar dalam waktu dekat dengan pemotongan harga yang dilakukan. Canon telah melakukan revisi atas laba dan perkiraan penjualan lebih dulu pada Juli.
Per Juni 2013 Canon memiliki kas dan setara kas sebesar 755 miliar yen. Sementara Nikon memiliki kas sebesar 121 miliar yen. "Perubahan pasar kamera seolah mengatakan pada mereka untuk mengambil langkah drastis mengubah struktur pendapatan," ujar analis JP Morgan Chase and Co Hisashi Moriyama.
Menurut Morgan Stanley MUFG Securities Co tahun ini pengiriman kamera diperkirakan turun 30 persen menjadi hanya 69 juta unit. Produsen kamera mencoba memperlambat penurunan ini dengan menambahkan fitur smartphone ke dalam kameranya seperti fasilitas wi-fi dan bluetooth.
Subscribe to:
Posts (Atom)





















